Tampilkan postingan dengan label Stand Up Comedy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Stand Up Comedy. Tampilkan semua postingan

Perhatikan dan pelajari para profesional
1. Perhatikan dan pelajari para profesional.

Seberapa beratnya sih tugas ini? Anda hanya perlu nonton sebanyak mungkin penampilan stand up comedian.
Pelajari teknik mereka dan dapatkan "Feeling" nya bagaimana mereka membangun kelucuan mereka dalam setiap set.
Apakah itu disebut meniru, menjiplak, atau mengCopy? Memang benar bahwa dosa terbesar dalam comedy adalah "MENCURI" lelucon milik pelawak lain , untuk dijadikan bahan belajar, sepertinya tidak apa-apa mengambil bahan dari comedian kesukaan anda dan menyajikan dalam versi lain. Tapi hanya untuk belajar, bila suatu saat anda tampil beanr-benar diatas panggung, bahan modifikasi itu sebaiknya jangan dipakai sebab itu tetap merupakan pencurian bahan loh :) Pencurian itu tidak baik kan?
Selagi mengamati penampilan para comedian itu, coba anda tentukan type dari masing-masing stand up comedian itu. Beberapa tipe stand up comedian diantaranya :

a. Observational Comics (Pelawak tipe observasi)
contoh : Jerry Seinfeld, Janeane Garofalo, Raditya Dika, Mongol, Ryan Adriandhy, dll
b. Topical Comics (Pelawak Topik)
contoh : Andreew Dice Clay, Tim Allen, Pandji Pragiwaksono, Soleh Solihun, Insan Nur Akbar, dll.
c. Props Comics (Pelawak dengan Props)
contoh : Carrot Top, Gallagher, dll
d. Gimmick Comics (Pelawak dengan Adegan)
contoh : Margareth Cho, Lea Delaria, Septian Dwi Cahyo, dll
e. Impressionists (Pelawak yang meniru tokoh atau karakter terkenal)
contoh : Dana Carvey, Mike Myers, dll
f. Improvisationalists (Pelawak Improvisasi)
contoh : Robin Williams, Paula Paundstone, Abdel Achrian, dll

Setelah mengelompokkan mereka atas jenis/type, bedakan pula mereka atas kelakuan emosionalnya. Richard Lewis dan Asep Suadji adalah orang yang terus menderita, Denis Leary dan Cah Lontong terkadang sangat antagonis dan tidak simpatik.
Apakah sifat emosional anda? Apakah anda gila, sinis, serius, naif/lugu, atau canpur aduk aneh dari sifat-sifat itu? Jangan menampilkan sifat emosional yang anda pikir paling lucu. Ambil yang paling cocok untuk anda, anda akan lucu bila anda jujur.

Kumpulkan bahan untuk penampilan anda
Sebelum naik ke pentas, anda harus MEMPERSIAPKAN dulu apa yang akan anda katakan.
Bahkan pelawak Improvisational terkenal seperti Robin Williams sekalipun menulis bahannya dulu. Dia merencanakan semua bahan penampilannya baru kemudian ber-Improvisasi disekitaran materi itu.
Bila anda bingung darimana mendapatkan bahan-bahan, jawabannya adalah tergantung dari jenis comedy apa yang akan anda pegang. Salah satu titik mulai yang umum adalah bagaimana anda melihat sekeliling pemikiran anda (Persepsi mengenai suatu hal).
Kebanyakan humor sekarang sudah sangat personal (Pribadi) artinya berdasarkan pada pengalaman dan kelakuan seseorang. Sekalipun orientasi anda adalah tentang politik atau kehidupan keluarga yang berantakan, penampilan anda akan berpusat pada sekitaran pandangan anda tentang hal tersebut.

Okey, kita coba beberapa latihan disini :

1. Ambil kertas kosong, bagi menjadi 3 kolom.
2. Dikolom pertama tuliskan : Hal-hal yang anda khawatirkan.
3. Dikolom kedua tuliskan : Hal-hal yang membuat anda marah.
4. Dikolom ketiga tuliskan : Hal-hal yang menakutkan anda.
5. Intinya buat semua daftar keburukan sifat anda.

Humor yang mengejek diri sendiri (Self-Effacing.red) selalu menjadi wilayah aman, karena anda mentertawakan diri anda sendiri, orang lain akan merasa nyaman ikut tertawa bersama anda.
Bila anda jelek, bicarakan. Bayangkan diri anda merupakan tempat untuk melemparkan ejekan karena sebenarnya anda mengejek diri sendiri. Dan itu AMAN!!! Artinya, tidak merugikan orang lain.

Selain itu, buat daftar tentang hal-hal unik tentang diri anda, LUAR dan DALAM. Apakah kaki atau tangan anda besar sekali? Anda peminum alkohol? Anda malu makan didepan orang? Atau anda sangat pemalu bila harus berhubungan dengan orang lain?
Hmmmmm, Good idea, anda bisa jadi comedian Hebat :)

Daftar ini bisa menjadi bahan bagi penulisan lelucon anda. Ketika anda mulai menuliskan daftar diatas, selalu ingat untuk membawa buku catatan kecil kemanapun anda pergi.
Anda tidak akan menduga ketika tiba-tiba melihat sesuatu yang lucu dijalan dan saya YAKIN jika anda bilang "Oh, saya akan ingat itu" saya JAMIN ANDA TIDAK AKAN INGAT (Percaya deh :p).
Tulis segalanya bahkan hal yang aneh dan bodoh. Kadang kala gagasan buruk bisa mengantar ke gagasan bagus.
Cuma itu? kira-kira begitulah. Kebanyakan proses menulis lelucon terdiri dari kerja keras dan kreatifitas. Pelawak Tunggal kebanyakan bekerja keras sepanjang hari dan tetap begitu sampai seterusnya selama dia mash menggeluti pekerjaan tsb.
Jadikan bahan anda menjadi materi rutin STAND UP COMEDY
A. Susun urutan lelucon

Coba lihat daftar lelucon anda dan ambil satu yang paling lucu. Tempatkan lelucon yang paling lucu itu dibagian paling belakang dari daftar / urutan yang sedang anda persiapkan.

Lalu ambil lelucon yang nomer 2 paling lucu dan tempatkan di urutan pertama. Dengan susunan seperti itu anda akan memulai set anda dengan cukup kuat dan menutupnya dengan derai tawa besar.
Lelucon nomer 3 terlucu letakan sebelum penutup.
Lelucon berikutnya ditempatkan sesudah lelucon pertama begitu seterusnya sampai anda bisa menyusun set dengan durasi cukup.
Jumlah lelucon dalam satu set tergantung pada lamanya anda menyajikannya dan seberapa panjang bahan lelucon itu.
B. Tentukan karakter panggung yang akan dipegang

Ini akan melihat kembali kepada hal PELAJARI PARA PROFESIONAL. Semua orang bisa saja menceritakan lelucon tapi stand-up comic seharusnya sudah lucu sebelum mereka mulai beraksi. Jadi cobalah menentukan termasuk jenis yang manakah anda? Saya tidak menganjurkan anda bergaya persis seperti mereka, tapi bila anda memiliki kemiripan gaya, bisa jadi cara anda menyajikan dan beraksi akan mirip pula. Perbedaannya adalah pribadi unik anda akan bersinar didalamnya karena sifat penampilan anda tidak lain adalah cermin pribadi anda sendiri.
C. Latih penampilan anda

Hanya orang-orang yang awalnya sudah terbiasa tampil didepan orang banyak, mereka sudah tidak memikirkan bagaimana penampilan mereka nantinya, mungkin apabila mereka lupa dengan materi pun mereka masih bisa dengan santainya berimprovisasi didepan microfon panas tersebut.
Sedangkan anda harus menghafal lelucon anda sampe sebaik-baiknya, mungkin itu terasa sangat tidak adil. Tetapi sampai anda memiliki TALK SHOW anda sendiri, BERLATIHLAH. Bagian terberat bukanlah soal menghafal lelucon, tetapi bagaimana membawakan lelucon dengan benar.

Kebanyakan lelucon bukan soal kata-kata yang aktual tapi soal cara bagaimana anda mengatakannya. Jadi anda harus melatihnya berulang-ulang, ceritakan kepada siapapun (sebanyak-banyaknya) dan ingat reaksi mereka agar kita bisa memperbaiki atau merubah bahan, ingat baik-baik bahwa melatih bahan anda bukan berarti menghafalkannya.

Bila anda terlalu hafal akan bahan anda maka anda akan melewati kewajaran dan mengalami yang disebut sebagai "KELEBIHAN LATIHAN" (OVER REHEARSED). LAkukanlah improvisasi, anda akan selalu bisa menemukan penonton yang tidak terduga dan dapat dijadikan bahan apabila anda kehilangan kata-kata.
D. Kerjakan pengaturan waktu anda

Cobalah mendapatkan sentuhan rasa dalam pengaturan waktu ketika berlatih dan dapatkan sebanyak mungkin kritik dan saran. Setelah itu anda akan bergantung pada kritik dari penonton langsung. 

 Hallo kawan-kawan ChuaKidz Blog, maaf kali ini ane ngopas dari web sebelah. Karena ini INFO penting banget buat ane. Ntar kita remake ceritanya.Hehehehehe. Okeh Cekidot.   Tau StandUp Comedy? gimana menurut kalian? lucu? garing? ngeselin? yaa setiap orang punya pendapat sendiri sendiri tentang genre komedi yang satu ini, karena StandUp Comedy adalah genre komedi yang tergolong baru di Indonesia.

nah, saya membuat thread ini supaya kalian tau apa sih itu StandUp Comedy dan bagaimana sih komedi yang bisa dikatagorikan sebagai StandUp Comedy.


Quote:Penjelasan secara garis besar
secara garis besar StandUp Comedy adalah gaya komedi yang pintar. kenapa dibilang pintar? karena para StandUp Comedian atau biasa disebut comic mengobservasi sendiri materi yang akan dibawakan, bukan hanya mengandalkan ekspresi, kostum, dan mencela orang lain saja supaya terlihat lucu, para comic lebih mengandalkan otak mereka untuk membuat sebuah materi yang original, cerdas, dan tentu saja lucu (kalo gak lucu sama aja debat politik)

dan yang membuat StandUp Comedy berbeda dengan segelintir comedy lainnya adalah materi yang dilemparkan para comic timbul dari keresahan dan kejujuran para comic atau juga pengalaman pribadi si comic itu sendiri.


udah agak mengerti? dan tertarik mau jadi comic? tapi sebelum jadi comic mesti tau cara menulis materi yang baik dan benar. biar gak garing gitu maksudnya (yang ditulis aja masih bisa garing, apalagi yang gak ditulis)

Quote:MUST READ FIRST!!
Sebelum menekuni StandUp Comedy sebaiknya bisa menjawab: Apa itu StandUp Comedy? Apa beda nya dgn Comedy lain? Apa syarat menjadi Comic?
Materi StandUp Comedy sebaiknya Tidak DIKARANG tapi DIGALI dr kehidupan pribadi Comic. StandUpComedy=Personal Comedy.

Carol Burnett: Dalam Kehidupan setiap Orang ada ber-Ton Ton bahan Stand Up Comedy.

Langkah awal terjun ke dunia Stand Up Comedy: Study the Pros. Lihat, Simak, Pelajari Penampilan, Kehidupan dan Tehnik para Comics.

Langkah ke2: Gather your Materials! Kumpulkan "calon" materi kita dgn cara menggali dr kehidupan pribadi (nama,keluarga,sekolah,adat,dll) Gather your materials: gali sebanyk mungkin calon bahan dr kehidupan pribadi, lingkungan, dsb. Atau buat daftar kelemahan pribadi. Selain menggali dr kehidupan pribadi, bisa juga dibuat list POV (Point Of View) yakni "sudut pandang" pribadi thdp suatu hal

Langkah ke3: Make Your Materials a StandUp Routines. Di tahap ini kita meramu semua ide,topik,premis di Langkah ke2 menjadi bahan panggung! Materi mentah atau ide,topik,premis yg kita pilih di Langkah ke2, yg blm lucu itu, kita ramu dgn segala tehnik untuk menjadi Lucu! Di Langkah ke3: Bahan diolah hingga punya format Sesuai struktur Joke. Yg paling dasar: memliki SetUp dan Punch!

Langkah ke4: Naik Panggung! Sbnyk apapun buku dipelajari, naskah dibuat dan latihan dilakukan, Anda tdk akan pernah menjadi Comic sblm naik panggung! Dan sebanyak banyaknya.


Quote:Bagaimana Cara Menulis Materi Biar Lucu?
mungkin banyak dari kalian yang udah pernah coba OpenMic tapi bingung kok penonton gak ketawa? padahal gue lucu. mungkin karena kalian ada kesalahan dalam menuliskan materi.
sebenernya banyak teorinya untuk menulis materi yang baik dan benar.tapi kita disini belajar dasanya aja dulu, jadi yang harus dipahami ada dua. yaitu, Premis dan Punchline apaan tuh premis? apaan tuh Punchline? nah gue jelasin ya disini.
Premis itu adalah kata pembuka dari lo, berisikan pernyataan akan suatu hal. ini fungsinya penonton tau apa yang lo maksud.
Punchline itu bagian lucu dari materi lo, biasanya absurd, berlebihan, bahkan tolol.
Contoh :
Premis = Gak semua yang lo pengen itu bakal kecapaian, contohnya gue.
Punchline = Cita cita gue pengen jadi polwan tapi gak kesampean.
nah gimana udah ngerti? bagus..

eits, tapi dalam penulisan premis pun ada triknya loh, mau tau?
triknya yang paling umum adalah, jangan sampai terlalu panjang kenapa? penonton bisa bosen. kalo boleh menguti perkataan seorang comic handal jebolan KompasTV, Ernest Prakarsa "sebagai comic 100% nyawa kita ada di penonton, kalo penonton gak ketawa rasanya itu kayak pengen nangis" jadi jangan sampai membuat penonton bosan.
gimana contoh premis yang benar? nih gue kasih contoh lagi.
"mas Toilet dimana?" << Contoh benar!
"jadi begini, toilet adalah tempat untuk berak. jadi saya berinisiatif untuk bertanya ke mas mas yang lagi ngerokok di ujung jalan sana, mas toilet dimana ya?" << Contoh salah!

untuk menuliskan sebuah bit (jokes) yang singkat tapi lucu dan jelas, cukup melakukan teori yang dikenal "Rule Of Three" atau cukup 3 kalimat aja udah tercipta Premis dan Punchline yang sempurna, enak kan? contohnya kayak gini :
Contoh: 1. Ada penyakit sapi gila; 2. Ya jelas bisa gila lah; 3. Toketnya diperah terus, tapi ga dipake pake.. horny, kentang, galau.

gimana udah paham dasarnya? bagus lah kalau begitu.


Quote:Apa Itu Lucu?
Menurut pakar pelacuran, mas adriano qalbi , kelucuan itu ada 3 tipe.. Analogi, exagerasi, dan masturbasi~~maksud saya personifikasi. kita bahas satu satu oke?
Analogi: Mengandaikan sesuatu.. Contoh: banyak tabrak lari kucing di jalanan sehingga ada penampakan pocongkkkkkkkkkkkkk-kucing , kucing gentayangan
Exagerasi: melebaykan sesuatu,, ya lebay aja.. gak perlu gue contohin kan? Laper = Makan berak = LEBAY
Personifikasi: Menjadi seseorang.. Misalnya ditengah tengah perform lo tiba tiba jadi Mathias Muchus, Rhoma Irama, atau Yeti Pesek


nah saya akan membahas salah satu yang jadi ketidak sukaan orang pada StandUp Comedy. menurut banyak orang StandUp itu SARA! nah kita bahas disini ya.
Quote:Apa Yang Dilarang?
dalam StandUp comedy ada hal hal yang dilarang dalam materinya. apa saja itu? yuk kita intip.
Quote:1. Dilarang memakai lelucon orang lain!! Punchline itu susah dapatnya, ngga dari boker terus dapet! Inspirasinya susah, jadi jangan mencuri

2. Dilarang memakai lelucon jalanan, alias lelucon yang emang udah beredar! Cerita ceritanya udah basi woy, semua orang tau.. Jangan males, kampret

3. Dalam standupcomedy-ing, lo boleh ngomong apa aja, asal jgn ngomongin orang cacat.. Itu emang nasib woy, kasihannn!! Jangan yaa

4. Trus kalo ngomongin pemerintahan juga boleh, asal jangan presidennya yaa... ada undang undangnya, kan gak enak lo sampe dipenjara karena ngelawak

5. Dan jangan maenin ayat ayat suci dari Alkitab ataupun Al-Quran yaa.... Sekedar teman yang gak mau ngeliat lo standup di neraka.

6. SARA boleh tapi ada syaratnya.. Kalo lo ngeledek Cina & lo sendiri orang Cina = aman.. Tapi kalo ngeledek Batak tapi lo orang Cina = DIE!!


Quote:Riffing
kadang ketika kita sedang perform ada aja penonton yang gak ketawa, betul gak? itu wajar. tapi apa yang membuat mereka gak ketawa? mungkin karena mereka tidak mendengarkan lo. nah teknik yang gue mau ajarin disini namanya Riffing, atau pengambil alihan perhatian penonton.

"Riffing" bersifat penyampaian materi yang mengikut sertakan penonton. terkadang bisa memuji, bahkan meledek penonton, atau tempat. proses Riffing bisa dimulai dari situasi venue, misalnya dari cara duduk penonton, bartender, tempat, dll. Namun ingat !!! jangan pernah meledek penonton yang sifatnya "apa itu elo.." usahakan ledeknya "apa yang elo lakukan". contohnya..

Jangan seperti "Mas, itu kok makannya belepotan?? Oh pantes, SUMBING TOH!!!" JANGAN!!!!! Jangan yang bersifat fisik pokoknya. Nah, apabila riffing nya sukses, otomatis perhatian dan alasan "kenapa kita harus dengerin elo" penonton mulai kita dapatkan. dan perform dijamin lancar


Quote:Delivery
delivery itu adalah penyampaian materi kita kepda penonton, dalam delivery ada artikulasi, mic-ing, gesture sama emosi. Artikulasi itu menyangkut jelasnya kata-demi-kata yang dilontarkan. Harus jelas doong, kalo mau ngomong.. Jangan "Bantu saya revisi konsep" tapi ntar penonton dengernya "Bantu saya bersihin kloset" bisa kacau perform kita.

Mic-ing itu meliputi volume ama stressing.. Jangan kegedean klo ngomong, itu mic bukan toa! Ntar ga enak didengernya. Stressing itu terkadang berfungsi untuk membedakan mana setup dan punchline, karena ada perbedaan penekanan dalam berbicara. contoh stressing: "Waktu kecil orang tua gue suka maen smackdown, dan gue gak diajak.." lalu stressingnya: "RUPANYA MEREKA SEKS!!" (ingat! jangan teriak teriak, ditekankan aja).

Gesture meliputi gerakan tubuh & muka, TS suka nih bagian ini karena dapat membawa penonton selevel sama emosi dan imaji kita, dari alis, mata melotot, hidung mengembang, dll kita bisa ngasih efek ke penonton kalo kita itu kaget / bingung. Bahkan contoh tangan aja Pak Lurah kalo pidato. Itu juga termasuk gesture kan? Nunjuk nunjuk langit "Bersyukur hari ini tidak HUJAN!!" Ingat, ini standupcomedy, bukan khotbah! Santai ajaa, fleksibel. berani bergaya jijik, jangan tampil ganteng terus terusan.

Emosi, dan yang terakhir dari delivery itu adalah emosi! Emosi itu bergantung dari materi kita, dan kejujuran kita sendiri. Kalo materinya berupa kekesalan, jadilah kesel, jangan "GW KESEL BANGET!" Tapi mulutnya monyong-mingkem,, malah becanda.
 
Tata Cara Mengatasi Hackler
Hackler adalah usaha penonton untuk mengagalkan atau merusak perform kita, contoh ada yang teriak : "GAK LUCU LO BISPAK". nah dalam mengatasinya kita jangan terbawa emosi, jangan nangis, jangan banting mic, jangan telpon polisi, dll kita ActCool aja. kita bisa dengan membalikkan kata kata dia dengan "eh mas jangan gitu ah gak sopan ngomong gini sama bapak sendiri, pulang sana beliin papa pulsa" atau yang lainnya, yang penting tetep cool aja. karena kalo kita nafsu membalas perkataan Hackler kita bisa lupa sama materi kita, atau malah kehilangan timming kita.


Quote:Tata Cara Mengatasi Hackler
Hackler adalah usaha penonton untuk mengagalkan atau merusak perform kita, contoh ada yang teriak : "GAK LUCU LO BISPAK". nah dalam mengatasinya kita jangan terbawa emosi, jangan nangis, jangan banting mic, jangan telpon polisi, dll kita ActCool aja. kita bisa dengan membalikkan kata kata dia dengan "eh mas jangan gitu ah gak sopan ngomong gini sama bapak sendiri, pulang sana beliin papa pulsa" atau yang lainnya, yang penting tetep cool aja. karena kalo kita nafsu membalas perkataan Hackler kita bisa lupa sama materi kita, atau malah kehilangan timming kita.


karena ada kawan kita yang ingin tau istilah istilah tentang StandUp Comedy nah agan TS bahas disini oke
Quote:Bit : Jokes, lelucon lo.

Comic : sebutan lain StandUp Comedian.

OpenMic : ajang latihan comic baru untuk menjajal StandUp Comedy atau untuk menjajal materi baru kita, lucu atau tidak.

StandUpNite : ini adalah event khusus StandUp Comedian yang udah tinggi kelasnya. dan comic yang bisa tampil disini berarti dia udah tergolong lucu.

Premis : kata pengantar yang difungsikan untuk membimbing penonton ke Jokes yang mau lo bawain.

Punchline : bagian lucu dari Jokes lo, setelah membawakan Premis Punchline lah yang berikutnya.

Setup : bagian gak lucunya dari Jokes, Setup itu sebenernya beda dengan premis. tapi karena samar jadi gak masalah.

Blue Material : Jokesnya yang sifatnya Porno, dll. dianggap materi paling mudah dalam StandUp Comedy. (tapi agak gimana gitu)

Timming : waktu yang diberikan kepada lo oleh penyelenggara. Ingat! patuhi jatah waktu, karena comic yang suka mengambil jatah waktu orang lain bukanlah comic yang baik!

Riffing : teknik mengambil perhatian penonton, fungsinya supaya penonton mau mendengarkan kita.

Ripping : membalikkan ejekan penonton kepada kita yang sedang tampil, tapi dengan menjadikannya sebagai Jokes baru. (keahlian TS)

Hackler : upaya penonton untuk menggagalkan perform kita di panggung.

Hackling : sebutan untuk penonton yang melakukan Hackler.

Act-Out : gesture dari sang comic, bisa dari mimik muka, suara, dan gerakan tubuh. (harap dibedakan dengan Opera Van apa gitu ) keahlian TS juga.

Delivery : penyampaian materi kita ke penonton. dalam Delivery dibagi empat, Artikulasi, Mic-ing, gesture, dan emosi.

Artikulasi : udah pada tau kan? gak usah dijelasin lah ya.

Mic-Ing : teknik mengendalikan suara saat perform. jangan kegedean, jangan kepelanan.

Gesture : teknik yang meliputi gerakan tubuh dan muka.

Emosi : Emosi dipakai sesuai dengan materi yang kita bawakan, kalau materinya tentang kekesalan kita, ya jadilah kesal ingat, jangan teriak teriak tapi naikan saja nada suaranya.

Persona : Karakter

Old Bits : Jokes lama.

Routine : joke synag subjectnya sama atau sering diulang dibawakan comic.

Segue : kalimat transisi yg gunanya untuk me "leading" dari satu Joke atau Routine ke Joke lain

Joke prospector writing system : cara menulis jokes yg terdiri dari dua bagian: Joke Map dan Joke Mine

Hammocking : tehnik menempatkan joke yg kurang kuat atau improvisasi diantara dua Jokes yg kuat.

Joke Map : bagian pertama dr joke prospector writing system dimulai dgn Topik, menciptakan punch premise, mengatur set up premise, dan menyimpulkannya dgn menulis set u
 
Sumber : Kaskus